UMS melakukan kerjasama dengan UAD khususnya program studi Magister Pendidikan Agama Islam (UAD) dengan Magister Pendidikan Islam (UMS). Pada kesempatan kali ini diadakan join seminar antara kedua prodi tersebut. Pada kesempatan ini peserta yang hadir dari UMS dan UAD. Seminar yang berlangsung di ruang seminar lantai 5 Sekolah Pascasarjana (SPs) UMS (19/4/2018) berlangsung dari jam 13.00 WIB sampai selesai.
Acara diawali dengan pembukaan sekaligus sambutan dari Dr. Sudarno Shobron, M.Ag selaku kaprodi Magister Pendidikan Agama Islam dan Hukum Islam SPs UMS. Pada sambutannya Dr. Sudarno menyampaikan ucapan selamat datang dan ucapan terima kasih kepada pihak UAD yang telah berkenan mengadakan join seminar dengan UMS. UMS khususnya Sekolah Pascasarjana sangat terbuka dengan program-program seperti ini, dengan diadakannya acara seperti ini diharapkan mampu memperkuat jalinan kerjasama dengan Perguruan Tinggi lain yang ada di Jawa Tengah.
Pada acara ini menghadirkan dua orang narasumber, dari UMS diwakili oleh Dr. Sabar Narimo, MM., M.Pd dan dari UAD diwakili oleh Dr. Suyadi, M.Ag. Penyampaian materi pertama dari Dr. Sabar Narimo, di dalam materi yang disampaikan banyak mengupas tentang metode pendidikan pada masa dulu, khususnya yang diterapkan di lingkungan keraton pada jaman dahulu. Metode pendidikan yang digunakan yaitu metode menghafal yang dirangkum dalam tembang-tembang mocopat yang penuh dengan kandungan ilmu dan agama. Bahkan pada tembang mocopat ini lengkap dengan proses kehidupan manusia dari lahir sampai meninggal. Hal ini menunjukkan bahwa pada jaman nenek moyang dahulu sudah memiliki pola pemikiran yang luar biasa, dan memiliki metode pembelajaran yang mudah dipahami, bisa diresapi dan mampu diterapkan dalam kehidupan.
Pemateri kedua oleh Dr. Suyadi, M.Ag, di dalam materi yang disampaikan banyak membahas tentang tututan pendidikan pada jaman sekarang. Sebagai contoh untuk mahasiswa yang mengerjakan tugas akhir dianjurkan untuk melakukan sitasi jurnal ilmiah dengan menggunakan berbagai sistem pendukung, sehingga secara tidak langsung menjadikan mahasiswa melek teknologi dan mampu mengikuti perkembangan jaman.
Seminar diakhiri dengan foto bersama dengan narasumber dan semua peserta yang hadir. Kedepan diharapkan acara seperti ini akan terus berjalan dengan melibatkan perguruan tinggi lain di Jawa Tengah, tingkat Nasional dan Internasional.
