Focus Group Discussion (FGD) tematik pasca

*UMS Dorong Penguatan Pusat Studi sebagai Ekosistem Riset Terintegrasi*

Surakarta — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Focus Group Discussion (FGD) tematik pasca 21 April 2026 guna memperkuat peran pusat studi sebagai bagian dari ekosistem riset terintegrasi. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mendukung visi UMS menuju reputasi internasional.

Dalam pengantar, Prof. Marwan Effendy menyampaikan bahwa arah kebijakan universitas menekankan internasionalisasi, salah satunya melalui penguatan konferensi ilmiah dan kolaborasi riset. Selain itu, UMS juga diharapkan berperan sebagai pusat dukungan bagi perguruan tinggi Muhammadiyah di berbagai daerah.

Pimpinan rapat, Prof. Farid, menyoroti bahwa riset kolaboratif di UMS masih belum optimal dan belum terdistribusi secara merata lintas disiplin. Oleh karena itu, diperlukan strategi untuk membangun ekosistem riset yang terintegrasi, termasuk mengoptimalkan peran pusat studi serta melibatkan mahasiswa pascasarjana sebagai bagian dari tim riset.

Hasil diskusi mengidentifikasi sejumlah tantangan utama, di antaranya belum kuatnya kelembagaan pusat studi, keterbatasan ruang fisik representatif, serta infrastruktur riset yang masih terfragmentasi. Selain itu, pendanaan yang belum berkelanjutan dan tata kelola yang belum optimal juga menjadi perhatian penting.

Sebagai solusi, forum merekomendasikan pengembangan pusat studi berbasis pendekatan multidisiplin dengan model bottom-up, dimulai dari kelompok keahlian di tingkat prodi dan fakultas. Pusat studi diharapkan berperan sebagai hub riset tematik sekaligus center of excellence yang mampu mendorong kolaborasi lintas bidang.

FGD juga menekankan pentingnya penguatan peran mahasiswa pascasarjana, khususnya program doktor, sebagai motor penggerak riset melalui skema research assistant berbasis pendanaan. Di sisi lain, pengembangan shared laboratory dan common research space menjadi bagian dari upaya mendukung kolaborasi riset yang lebih efektif.

Ke depan, UMS akan mendorong implementasi kebijakan berbasis kinerja, penguatan sistem monitoring dan evaluasi, serta diversifikasi sumber pendanaan riset. Dengan langkah ini, pusat studi diharapkan mampu berkontribusi secara signifikan terhadap peningkatan kualitas riset dan reputasi UMS di tingkat nasional maupun internasional.

 

 

.                                                     

Scroll to Top