Perkuat Akar Ideologi, Direktorat Pascasarjana UMS Gelar Studium General AIK Semester Gasal 2025/2026 Bersama Tokoh Nasional

SURAKARTA – Direktorat Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) sukses menyelenggarakan agenda rutin Studium General Al Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) untuk Semester Gasal 2025/2026 pada Sabtu, 10 Januari 2026. Acara yang berlangsung khidmat ini digelar secara hybrid, berpusat di Ruang Seminar Gedung Pascasarjana Lantai 5.

Antusiasme tinggi ditunjukkan oleh para mahasiswa pascasarjana. Tercatat sebanyak 200 mahasiswa hadir secara luring (offline) memenuhi ruangan, sementara 97 mahasiswa lainnya menyimak secara daring (online) melalui platform pertemuan virtual.

Sesi I: Membedah Sejarah dan Kedudukan Akal dalam Muhammadiyah

Pada sesi pertama, menghadirkan narasumber utama Dr. KH Tafsir, M.Ag. Dalam paparannya, beliau mengupas tuntas mengenai jati diri dan sejarah berdirinya Muhammadiyah. Beliau menekankan bahwa kelahiran Muhammadiyah tidak lepas dari empat latar belakang utama:

  • Keagamaan (Teologis): Pemurnian ajaran Islam.
  • Keumatan: Kepedulian terhadap kondisi umat Islam.
  • Kebangsaan: Semangat perjuangan memerdekakan bangsa.
  • Kemanusiaan Universal: Peran Muhammadiyah bagi peradaban dunia.

Selain itu, Dr. KH Tafsir juga menjelaskan bagaimana paham agama dalam Muhammadiyah menempatkan Ijtihad dan kedudukan akal secara proporsional sebagai instrumen penting dalam menjawab tantangan zaman tanpa keluar dari koridor Al-Qur’an dan As-Sunnah.

Sesi II: Dari Penghayatan Menuju Pergerakan

Melanjutkan antusiasme peserta, sesi kedua diisi oleh Dr. Imron Rosyadi, M.Ag. yang mendalami tentang Paham Agama Islam menurut Muhammadiyah. Mengutip pemikiran tokoh Muhammadiyah, M. Djindar Tamimy, beliau menjelaskan bahwa Muhammadiyah bukan sekadar organisasi biasa, melainkan sebuah gerakan yang lahir dari kedalaman spiritual.

“Berdirinya Muhammadiyah didorong oleh paham agama. Berawal dari menghayati agama, mengamalkan agama, memperjuangkan agama, lalu lahirlah Muhammadiyah,” papar Dr. Imron Rosyadi di hadapan para peserta.

Harapan bagi Mahasiswa Pascasarjana

Kegiatan ini diharapkan mampu membekali mahasiswa pascasarjana UMS dengan landasan ideologi yang kuat. Tidak hanya unggul secara akademis di bidang masing-masing, namun juga memiliki pemahaman AIK yang mendalam untuk diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat dan profesional.

Acara ditutup dengan sesi diskusi interaktif yang menunjukkan daya kritis mahasiswa dalam memahami peran Muhammadiyah di era modern.

 

 

Scroll to Top